Kucing Kawin

Satu bulan sekali biasanya dusun kami mengadakan doa bersama pada malam hari. Biasanya setiap saban jum’t kliwon. Pesertanya tua, muda, laki, perempuan, anak-anak kayak kami pun ikut. Anak-anak kecil yang putra biasanya ngumpul di sayap kanan masjid. Nah, bagi anak-anak kecil kayak kami waktu itu, malam jumat kliwon adalah malam yg paling horor. Hampir nggak ada anak kecil seumuran kami yg berani keluar malam jumat kliwon sendiri.

Nah udah jam 11 malam doa bersama blom juga dimulai. Tiba-tiba si Tuying pengen pipis. Karena WCnya gelap banget, akhirnya dia minta tolong di anterin, tapi nggak ada yg mau. Akhirnya berangkatlah sendiri. Berani banget pikirku. Eh, nggak berapa lama ia balik lagi dengan setengah lari ia teriak kecil, “Ada kucing kawing nggak bisa bangun lagi….”
Kami pun yang pengen tau langsung berlarian mengikuti Tuying. Sampe sana kami pun mencari, mana-mana???. Eh si Tuying malah enak-enakan ngucur.
“Makasih ya dah nganter aku temen-temen” sambil cengengesan. Huuuu……
Cerdas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s