David cs Goliat

Pas pertama kali masuk SMP aku termasuk anak yg dianggap culun, lemah, jadinya sering diganggu. Setiap kali lewat kelas 1 C pasti aku diganggu oleh anak-anak kelas 1 C. Terlebih si Bandut (samaran ya). Tubuhnya lebih keci dari aku tapi kurang ajarnya luar biasa.

Suatu hari pas ketemu Bandut dibawah pohon Kersem/Talok, ia pun mengganggu lagi. Aku yang udah nggak mau diganggu terus pun melawan. Tubuhku lebih gede ko, pikirku. Adu mulut dorong-dorongan pun terjadi, blom sempat berkelahi karena ada temen-temen yg ngelerai. Pas aku mau pergi meninggalkan dia, Bandut pun nyrocos nggak karuan dan mengatakan “Aku punya temen, namanya Patoni, preman kampungku. Mau dihajar Patoni kamu hah…?”

Tiba-tiba datang seorang anak bertubuh besar, item, tinggi. “Nah itu Patoni. Dihajar lu” kata si Bandut. Terus terang klo sama Patoni sih aku nggak berani, tubuhnya gede gitu. Tapi aku tetep tenang. Patoni pun bicara
“Eh Di, tugas matematikamu udah selesai, aku nyontek ya?!”
Si Bandut pun melongo karena dia blom tau klo Patoni itu temen sekelas ku, cs-ku malah. Akhirnya si Bandut ngajak temenan… Yah, Gitu doang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s