Isi SKB 3 Menteri

Berikut isi lengkap SKB 3 Menteri berkenaan dengan Ahmadiyah

1. Memberi peringatan dan memerintahkan untuk semua warga negara untuk tidak menceritakan, menafsirkan suatu agama di Indonesia yang menyimpang sesuai UU No 1 PNPS 2005 tentang pencegahan penodaan agama.

2. Memberi peringatan dan memerintahkan bagi seluruh penganut, pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) sepanjang menganut agama Islam agar menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran agama Islam pada umumnya, seperti pengakuan adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

3. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada anggota atau pengurus JAI yang tidak mengindahkan peringatan tersebut dapat dikenai sanksi seusai peraturan perundangan.

4. Memberi peringatan dan memerintahkan semua warga nega

ra menjaga dan memelihara kehidupan umat beragama dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum terhadap penganut JAI.

5. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga yang tisak mengindahkan peringatan dan perintah dapai dikenai sanksi sesuai perundangan yang berlaku.

6. Memerintahan setiap pemerintah daerah agar melakukan pembinaan terhadap keputusan ini.

sumber: www.bbc.co.uk

8 thoughts on “Isi SKB 3 Menteri

  1. “Memberi peringatan dan memerintahkan bagi seluruh penganut, pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) sepanjang menganut agama Islam agar menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran agama Islam pada umumnya, seperti pengakuan adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.”

    Menarik dg kata “Sepanjang mengaku agama Islam ini”, Tinggal Islam yg mana yg akan diikuti tafsirnya?
    Nah bagaimana dg kepercayaan nubuwatan “kemenangan Islam” yg Rasulullah saw. janjikan itu disaat kedatangan Nabi Isa di akhir zaman ? apakah keprcayaan ini akan ditinggalkan. Bukankah ini keyakinan kaum muslimin juga. NUbuwatan dalam kitab2 hadist disebutkan sangat jelas2 kedatangan “Nabi” .

    Jadi pengakuan Islam yg mana? MUI, FUI,FPI? kalo MUI, FUI,FPI silahkan, kami gak maksa kokūüėÄ

    salam,
    seorang ahmadi

  2. Pengakuan yang berasal langsung dari Nabi Muhammad SAW. TIDAK ADA LAGI NABI /ROSUL SETELAH NABI MUHAMMAD SAW. Memang, nabi Isa akan datang di akhir zaman, karena beberapa tugas, diantaranya mematahkan salib, membunuh babi, dan bersama umat muslim melawan dajjal la’natulloh. Nah apakah nabi yang anda percayai melakukan hal itu. Menurut saya sih tidak. Toh orang yang anda percayai sebagai nabi tidak melakukan perbuatan apa-apa kecuali yang aneh-aneh…

    Salam,
    seorang biasa-biasa saja

  3. Sdr. Anggara,
    “Pengakuan yang berasal langsung dari Nabi Muhammad SAW. TIDAK ADA LAGI NABI /ROSUL SETELAH NABI MUHAMMAD SAW. Memang, nabi Isa akan datang di akhir zaman,..

    Seperti yg anda sampaikan berarti MEMANG akan datang Nabi Isa di akhir zaman sesuai janji Rasulullah saw. dong.

    “..karena beberapa tugas, diantaranya mematahkan salib, membunuh babi, dan bersama umat muslim melawan dajjal la‚Äônatulloh. Nah apakah nabi yang anda percayai melakukan hal itu. Menurut saya sih tidak. Toh orang yang anda percayai sebagai nabi tidak melakukan perbuatan apa-apa kecuali yang aneh-aneh‚Ķ”

    Sebagai seorang Islam dari jamaah ahmadiyah saya percaya dg ucapan Baginda Muhammad saw. tersebut. Hanya saja Ucapan yg keluar dari mulut Baginda Muhammad saw. tentu tidak sama dong dg ucapan yg keluar dari seorang bukan Utusan Allah. Ucapan Baginda Nabi Muhammad saw. menurut saya berbobot dan mengandung banyak makna, penuh kiasan.

    Kalolah ucapan Beliau saw. yg anda sampaikan seadanya begitu saja ya bertentangan dong, coba perhatikan deh, disatu tempat “TIDAK ADA LAGI NABI /ROSUL SETELAH NABI MUHAMMAD SAW.”, di tempat lain dalam kitab2 hadist Beliau saw. juga banyak menjanjikan tentang ‘Kemenangan Islam keduakali di akhir zaman dg datangnya Nabi Isa’ seperti contoh yg anda sampaikan dg tugas2nya itu, “…Memang, nabi Isa akan datang di akhir zaman,.. ” ..karena beberapa tugas, diantaranya mematahkan salib, membunuh babi, dan bersama umat muslim melawan dajjal la√≠natulloh…”

    Kalo sudah ucapan berbobot, mengandung banyak makna, penuh kiasan. Pertanyaannya Nabi Isa mana yg dimaksud? Apakah Nabi Isa yg dianggap kaum kristen skr sebagai Tuhan yg hidup dilangit itu? Lalu pertanyaan tugasnya, Salib mana yg dipatahkan? Apakah kayu salib yg ada di gereja atau yg suka dibawa2 orang2 kristen? Babi mana yg dibunuh? Apakah babi yg suka dipelihara atau yg dihutan2 itu? Dajjal mana yg akan dilawan? Apakah makluk yg berfisik besar yg bermata satu?

    Bagi jemaah ahmadiyah tidak ada aneh-aneh kok. Kami sudah percaya bahwa Tanda-tanda kedatangan Nabi Isa sesuai nubuwatan Baginda Rasulullah saw. di dalam kitab2 hadist tersebut, begitu juga tugas2nya seperti yg anda sampaikan diatas sekarang telah nyata dilakukan, berikut tanda2 lainnya dalam penggenapan. Contoh kecil saya sampaikan disini, tentang Nabi Isa, yg jelas wujud Isa yg dimaksud bukanlah wujud Isa yg dulu, karena wujud Isa Israil Tuhannya kristen itu sudah wafat/meninggal seperti halnya nabi-nabi lain, tidak juga berada dilangit seperti sangkaan sebagian umat Islam dan kepercayaannya kaum kristen saat ini. Itulah contoh kecil kepercayaan yg tidak berdasar yg kami patahkan, “mematahkan Salib”.

    Jadi PENGAKUAN langsung Baginda Muhammad saw. itu berbobot, mengandung banyak makna, penuh kiasan, dan tentunya ucapan Baginda nabi saw. dalam Penafsirannya tidak saling BERTENTANGAN dg ucapan Beliau saw. yg lainnya.

    Salam,

  4. Nimbrung ah…
    Mo tanya neh, ama mas Rahman+mas Anggara+mas-mas lain yang mungkin nanti nimbrung juga?
    1. Tuhan kalian itu sapa?
    2. Kitab suci yang paling kalian yakini itu benar apa?
    3. Rosul yang menjadi panutan kalian beribadah itu siapa?
    4. Yakin nggak sih kalian dengan kemenangan Islam????
    5. Kalo yakin, penting nggak sih sebuah khilafah itu? (loh ko gak nyambung sama pembahasan ya?!)
    6. Menurut kalian Rasul terakhir tuh sapa cih???
    Sebenernya pertanyaannya masih banyak, but… cukup itu dulu deh… Siapa yang berani menjawab dengan jujur, dia sudah menapak satu langkah…
    (Besok lagi ah komentarnya… Ko aku jadi aneh gini….?!)

  5. klo mo ngerti segala ajaran yg bnr cari yg datangna dari Allah & rosulna, klo sdh paham br komentar, capee deeehhh….!!! komentar tanpa pengetahuan yg cukup

  6. Mas Arri,
    “Nimbrung ah‚Ķ
    Mo tanya neh, ama mas Rahman+mas Anggara+mas-mas lain yang mungkin nanti nimbrung juga?
    1. Tuhan kalian itu sapa?
    Sesuai syahadat kami,
    Asyhaduanlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah.

    2. Kitab suci yang paling kalian yakini itu benar apa?
    Al-Qur’an Karim yg turun kepada Muhammad saw. bin Abdullah

    3. Rosul yang menjadi panutan kalian beribadah itu siapa?
    Semua Rasul Allah adalah Panutan, sesuai ajaran Islam 4:136. Dan tentunya Figur Rasul Allah yg paling Sempurna yg harus diikuti dan ditaati adalah Rasulullah Muhammad saw.

    4. Yakin nggak sih kalian dengan kemenangan Islam????
    Yakin seyakin-yakinnya, karena ini JANJI Allah kepada Rasul-Nya Muhammad saw.

    5. Kalo yakin, penting nggak sih sebuah khilafah itu? (loh ko gak nyambung sama pembahasan ya?!)
    Penting. Urusan keutuhan bermasyarakat RT/RW/Negara saja membutuhkan seorang pemimpin atau Presiden, itu baru untuk kehidupan masyarakat secara jasmani. Apalagi untuk kehidupan Islam, apakah Allah yg Maha Rahim/Penyayang akan membiarkan umat-Nya berkelana tanpa kesatuan? Tentu tidak, karena menjadikan Khalifah adalah JANJI Allah kepada orang2 dari antara kamu yg beriman dan berbuat amal saleh untuk pemeliharaan kesatuan, ketentraman, dan kemajuan sesuai isyarat Al-Qur’an surah An-Nur ayat 55. Sesuai isyarat ayat ini MENJADIKAN Khalifah adalah oleh Allah Taala sendiri, bukan oleh ciptaan manusia seperti yg disalahartikan saudara-saudara muslim umumnya.

    6. Menurut kalian Rasul terakhir tuh sapa cih???
    Sebelumnya yg harus sama2 difahami, mengutus Rasul itu hak manusia atau hak Allah? Kalo keyakinan kami sesuai dg Sifat2-Nya, Allah saja yg berhak mengutus rasul-rasul sesuai surah 44:5. Allah senantiasa memilih rasul-rasul-Nya dari antara malaikat-malaikat dan dari antara manusia 22:75. Allah Taala yg dahulu mengutus Rasul-Rasul-Nya, kini pun masih sama Sifat2-Nya KEKAL ABADI, tidak pernah berubah. Jadi kita tidak ada hak untuk meniadakan Sifat Allah Taala yg bersifat Mursil, Yang mengutus Rasul-rasul-Nya. Urusan mengutus Rasul adalah urusan Allah Taala.

    Rasul terakhir sebagai pembawa syariat yg paling Sempurna dalam bentuk ajaran Islam jelas berakhir pada Rasul Muhammad saw., namun perlu diingat bahwa dalam Kesempurnaan/keistimewaan Syariat Islam barangsiapa yg MENTAATI Allah dan Rasul-Nya Muhammad saw. ini mereka akan dianugerahi nikmat nabi-nabi, shiddiq-shiddiq, syahid-syahid dan orang-orang saleh.. , 4:69. Inilah kelebihan ajaran Rasulullah Muhammad saw. dibandingkan nabi-nabi lain. Anugerah nikmat2 tersebut masih akan ada selama kita MENTAATI Rasul Muhammad saw., tak terkecuali anugerah nabi-nabi. Inilah anugerah ‘kenabian/kerasulan yg tidak membawa syariat’ yg diyakini kami pada pendiri Jemaah Ahmadiyah. Anugerah nikmat ini tiada lain karena KETAATAN pada Syariat Rasul Muhammad saw. yg paling Sempurna.
    ———

    Sebenernya pertanyaannya masih banyak, but… cukup itu dulu deh… Siapa yang berani

    menjawab dengan jujur, dia sudah menapak satu langkah…
    (Besok lagi ah komentarnya‚Ķ Ko aku jadi aneh gini‚Ķ.?!) …………”
    ———

    Mudah2an jawaban saya dapat difahami. Amiin..

    Salam,

  7. Assalamu Alaikum Mas Rahman!
    Mirza Ghulam Ahmad tu sp ya ?
    kog ga da yang periwayatnya dari sohabat?
    boleh tahu ceritanya dong yang komplit, spesifik, jelas sanadnya, mudah dipahami ga muter2 kaya komedi puter? kalau perlu dapat dipelajari dari kitab apa ya dasarnya?

  8. Yang saya tahu, kunci seorang dikatakan muslim apabila dia telah mengucapkan dua kalimat syahadat. Tentu ada konsekuensinya: salah satu konsekuensi dari pengucapan dua kalimat syahadat adalah meyakini firman Alloh (karena kita sudah mengucap La ilaha ilalloh), salah satu firman Alloh itu sendiri seperti : ‚ÄúMuhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Qs. Al Ahzab : 40)‚ÄĚ. Dan masih banyak konsekuensi-konsekuensi lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s