22 Milyar Untuk Eksekusi Amrozy cs

Inalilahi wainailaihi rojiun… Akhirnya Amrozy cs pelaku BOM Bali 1 pulang ke rahmatulloh…

Akhirnya Amrozi cs, pelaku Bom Bali #1 di eksekusi juga. Setelah bertahun-tahun kasus mereka di usust, baru hari Minggu 9 November kemarin. 3 manusia yang di anggap sebagai teroris ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir dengan cara di tusuk jantungnya dengan timah panas. Ngeri deh kayaknya…

Yang menarik dari proses eksekusi mati amrozi cs ini adalah jumlah biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah. Nggak tanggung-tanggung… itungannya bukan lagi jutaan tetapi Milyar. Busyet… Menurut kabar burung neh biaya eksekusi orang-orang tak takut mati ini mencapai 22 M. Uang semua loh itu. Loh apa bener? Coba kita identifikasi.

Pertama kita mulai dari sewa helikopter aja dulu. Untuk meminjam sebuah helikopter, itu (katanya ni) membutuhkan biaya kurang lebih 10 Juta rupiah per jam. Kalo helikopter itu disewa selama 4-5 hari, maka temen-temen bisa itung sendiri berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk satu helikopter kecil saja. Itu belum termasuk biaya-biaya operasional seperti pengisian bahan bakar dan biaya makan supirnya. Kira-kira berapa yach??? Yang kedua tentu biaya pengamanan di beberapa sektor? Katanya lagi ni, biaya pengamanan yang dilakukan polisi pada satu titik memerlukan biaya sekitar 4 Juta rupiah / hari. Coba kita hitung, berapa titik target pengamanan yang dilakukan kepolisian? Dari nusa Kambangan sampai tempat kelahiran Amrozi cs dijaga ketat oleh polisi. Kalikan saja jumlah titik-titk itu dengan 4 juta. Itu belum yang memakai jasa Gegana, Densus 88, dan pasukan elite lainnya. Udah dihitung temen-temen? Tinggal nanti ditambah biaya eksekutor, pemulangan jenazah, pengafanan, dan biaya-biaya lainnya. Capek ngitungnya…

Coba kalo dana sebanyak itu di alokasikan untuk pendidikan atau kesehatan, atau juga untuk memajukan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor riil. Betapa lebih bermanfaanya dari pada digunakan hanya untuk menjadikan mayat trio Bom Bali #1 tersebut.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kenapa biaya eksekusi amrozi cs begitu mahal: Pertama pemerintah terlalu pobia dengan ancaman-ancaman bom-bom oleh orang-orang yang bertanggung jawab. Karena ketakutan tersebut pemerintah menjadi over protected, sehingga (malah) melindungi/mensterilkan daerah-daerah yang tidak perlu. Dengan kata lain pengamanan yang dilakukan pemerintah tidak efektif, efisien, dan proporsional. Kedua, pemerintah tidak transparan mengenai eksekusi. Misalnya saja eksekusi tidak boleh dihadiri oleh pihak keluarga, tidak boleh diliput wartawan, dan yang paling menggelikan keluarga tidak boleh mengganti kafan yang sudah dibalutkan. Ketidaktransparan inilah yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan banyak sekali uang hanya untuk menutupnutupi fakta yang seharusnya diketahui oleh publik.

Disinililah dapat disinyalir adanya korupsi dana eksekusi. Kenapa? First: secara logika biaya eksekusi tidak akan mencapai nilai 22 M jika kita menggunakan perhitungan di atas. Second: pemerintah sendiri menutup-nutupi diri jika ditanya tentang biaya eksekusi. Third: ko mereka suka menunda-nunda eksekusi ya. Kebanyakan rapat koordinasi. O iya, boleh jadi setiap rapat kan dapat amplop tuh, ya udah sekalian aja banyakin rapatnya biar amplopnya juga lebih banyak. Hehe…

Saya bertanya-tanya… Apa bener biaya sebanyak itu di sumbang pemerintah Australia? Masalahnya katanya dari pihak polisi nggak nganggarin tuh??? Kalo bener, kita mesti hati-hati. Ada apa dibalik sumbangan itu. Hmmm…

Pemerintah… Transparan dong….!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s